Monthly Archives: April 2012

PERAN PROFESI AKUNTAN DALAM AKTIVITAS PERUSAHAAN DI PASAR MODAL

BAB I  PENDAHULUAN

            Dalam perkembangan dunia bisnis belakangan ini terjadi adanya suatu dinamika jatuh bangunnya perusahaan publik dalam sektor ekonomi nasional bahkan dunia. Dalam perkembangan tersebut, tidak hanya berimbas pada sektor ekonomi saja akan tetapi hal tersebut berimbas pula pada sistem pengelolaan perusahaan publik dan kebijakan pemegang saham terutama dalam hal menilai return yang mereka harapkan dari suatu perusahaan publik sehingga tingkat kualitas pengelolaan perusahaan pun idealnya harus memenuhi standar kebutuhan informasi para pemegang saham dalam membuat kebijakannya.

Peran profesi akuntan dalam hal ini mempunyai peranan yang sangat penting guna meningkatkan nilai informasi bagi pemegang saham dan menciptakan tata kelola yang baik dalam sistem informasi yang berjalan dari suatu perusahaan. Sejak terjadinya kasus kecurangan yang dilakukan oleh manajemen Enron di Amerika Serikat yang menyebabkan runtuhnya pasar modal pada saat itu, SEC pada waktu itu segera mengeluarkan peraturan baru yaitu Sarbanes-Oxlay Act dimana perusahaan publik pada saat itu diwajibkan memiliki lembaga audit internal dalam lini manajemennya. Selain kasus tersebut, masih banyak kasus-kasus yang terjadi belakangan ini yang sangat berdampak pada fluktuasi harga saham dalam pasar modal. Hal tersebut menciptakan tantangan baru bagi profesi akuntan untuk lebih fleksibel lagi dalam menanggapi isu dan kasus terhangat guna mencegah terjadinya kembali atau sesuatu yang mungkin terjadi terkait dengan kemungkinan terjadinya keruntuhan indeks harga saham di pasar modal.

Prinsip teori keagenan yang terjadi antara pemegang saham dengan pihak manajemen membutuhkan suatu penghubung yang memiliki tingkat kompetensi yang handal dan mampu menciptakan kualitas diantara dua belah pihak tersebut. Peran profesi akuntan menjadi sesuatu yang sangat penting dalam setiap posisinya.

 

BAB II  PEMBAHASAN 

  1. Profesi Akuntan

Akuntan adalah orang yang mempunyai kompetensi dan keahlian dibidang akuntansi yang telah menempuh jenjang pendidikan sebagai akuntan. Definisi akuntansi sendiri menurut Weygandt et al (2011), pada saat ini akuntansi lebih diperlakukan sebagai suatu sistem yang menyediakan informasi keuangan walaupun dahulu akuntansi pernah di definisikan suatu seni atau ilmu social murni. Hal tersebut juga tercermin dalam The Framework for the Preparation and Presentation of Financial Statement yang dihasilkan oleh IASC. Kerangka tersebut menyebutkan bahwa tujuan dari laporan keuangan adalah untuk menyediakan informasi keuangan yang bermanfaat bagi banyak pengguna dalam pengambilan keputusan elektronik.

Berdasarkan definisi diatas, profesi akuntan sendiri adalah bertugas  untuk menyediakan informasi keuangan yang bermanfaat bagi banyak pengguna dalam pengambilan keputusan ekonomik. Hal tersebut menerangkan bahwa betapa pentingnya profesi akuntan dalam dinamika ekonomi global. Profesi akuntan dianggap sebagai suatu urat nadi perekonomian global. Informasi yang dihasilkan akan menjadi landasan utama setiap kebijakan ekonomi yang akan diambil oleh pihak berkepentingan, kehandalan dan kompetensitas menjadi suatu keharusan yang harus dimiliki seorang akuntan.

Pada saat ini profesi akuntan tidak hanya sebagai seorang pencatat transaksi, pengolah transaksi, ataupun sekedar penghasil informasi semata. Profesi akuntan pada saat ini dituntut mampu memberikan suatu nilai tambah terhadap entitasnya di tempat dia bernaung. Dapat diprediksi apabila seorang akuntan hanya bertugas untuk menghasilkan informasi keuangan tanpa adanya unsur nilai tambah dari akuntan tersebut maka informasi yang dihasilkan akan menyesatkan para penggunanya.

Mekanisme perekonomian global yang telah menciptakan satu kesatuan sistem ekonomi dunia telah merubah cara pandang profesi akuntan pada saat ini, profesi akuntan diharapkan bisa memenuhi kebutuhan informasi para pelaku ekonomi global khususnya para pemegang saham dari setiap penjuru dunia sehingga tingkat standar kompetensi dari seorang akuntan diharapkan terus terbaharui sehingga menjadi nilai tambah dalam entitasnya.

  1. Sistem Informasi Dalam Aktivitas Perusahaan

Informasi merupakan salah satu dari sumberdaya bisnis. Seperti sumber daya lainnya, informasi juga merupakan sesuatu yang vital bagi kelangsungan hidup perusahaan. Setiap hari dalam aktivitas perusahaan, informasi terus mengalir dalam arus yang sangat besar dari masukan ke dalam emtitas perusahaan hingga ketangan pengambil keputusan bisnis. Sistem yang dihasilkan dari kumpulan data yang berasal dari kegiatan ekonomi lini operasi perusahaan kemudian di olah ke setiap lini manajemen hingga sampai manajemen puncak dan pemegang saham. Alur informasi tersebut di jalankan oleh sebuah sistem informasi.

Sistem adalah sekumpulan subsistem yang bekerja bersama-sama untuk mencapai tujuan bersama. Akuntansi yang bertujuan untuk menghasilkan informasi yang bermanfaat bagi pengambil keputusan ekonomi tersebut disusun sedemikian rupa dengan mekanisme yang ditentukan oleh perusahaan dalam suatu sistem terintergrasi. Tujuannya adalah untuk menjaga kualitas informasi yang dihasilkan agar bermanfaat secara efektif, efisien dan ekonomis.

Dalam kebanyakan organisasi, fungsi akuntansi merupakan pemakai tunggal yang paling besar dari jasa komputer. Seluruh sistem yang memproses transaksi keuangan dalam berbagai cara mempengaruhi fungsi akuntansi. Sebagai pemakai akhir, akuntan harus bisa menerapkan gambaran yang jelas tentang kebutuhan para profesional dan pengambil keputusan untuk mendesain sesuai apa yang dibutuhkan. Selain itu, akuntan harus bisa menspesifikasikan peraturan dan tekhnik yang digunakan, persyaratan kontrol internal, dan lainnya yang berkaitan dengan aktivitas perusahaan. Faktor kehandalan informasi menyebabkan akuntan harus bisa mendesain sistem mereka sendiri sedemikian rupa sehingga memenuhi kriteria yang diharapkan para pemakai informasi.

Informasi yang dihasilkan perusahaan pada hakikatnya berisi tentang aktivitas perusahaan dalam menciptakan profit akan tetapi, kebutuhan informasi yang cepat dan handal dari para pemegang saham mengharuskan perusahaan untuk mampu memenuhi kebutuhan informasi tersebut. Transaksi jual beli saham baik dalam pasar primer maupun sekunder mempunyai intensitas sangat cepat sehingga perusahaan publik harus mampu menyeimbangkan antara kebutuhan para pengguna informasi dengan kecepatan dan ketepatan informasi tersebut. Keterlambatan informasi merupakan salah satu yang bisa mengakibatan para pelaku pasar modal mengambil tindakan transaksi dengan tidak rasional.

Oleh karena itu, pengelolaan sistem informasi hendaknya dapat memenuhi kebutuhan para pemegang saham agar keputusan yang diambil oleh para pemegang saham tidak menyesatkan.

  1. Sekilas Mengenai Pasar Modal

Menurut Keputusan Menteri Keuangan RI No. 1548/KMK/90, tentang Peraturan Pasar Modal menyebutkan bahwa pengertian pasar modal secara umum adalah suatu system kuangan yang terorganisasi, termasuk didalamnya adalah bank-bank komersial dan semua lembaga perantara dibidang keuangan, serta keseluruhan surat-surat berharga yang beredar. Dalam arti sempit, pasar modal adalah suatu pasar (tempat, berupa gedung) yang disiapkan guna memperdagangkan saham-saham, obligasi-obligasi, dan jenis surat berharga lainnya dengan memakai jasa perantara-perantara efek.

Pasar modal merupakan tempat bertemunya permintaan dan penawaran surat berharga yang diperdagangkan. Ditempat inilah para individu atau badan usaha yang mempunyai kelebihan dana melakukan investasi dalam surat berharga yang ditawarkan oleh emiten. Sebaliknya, perusahaan yang membutuhkan dana melakukan listing listing terlebih dahulu kepada badan otoritas sebagai emiten untuk menawarkan surat berharga. Pasar modal berada dibawah BAPEPAM-LK dan dijamin oleh undang-undang.

Transaksi jual beli dalam pasar modal dapat berbentuk utang berjangka yaitu dalam bentuk surat obligasi dan sekuritas lainnya, selain itu dapat pula berbentuk penyertaan yang disebut saham.

Pasar modal sendiri mempunyai peranan yang sangat penting bagi setiap Negara dimana pada dasarnya mempunyai suatu kesamaan antara satu Negara dengan Negara lainnya. Pasar modal berfungsi sebagai fasilitas tempat bertemunya penjual dan pembeli untuk menentukan harga surat berharga yang memberikan kemudahan yaitu tanpa adanya tatap muka secara langsung antara penjual dan pembeli karena system komputerisasi yang sangat canggih. Pasar modal juga memberikan kesempatan kepada para pemodal untuk menentukan sendiri hasil Return nya yang diharapkan sehingga para emiten dengan mudah memenuhi keinginan para pemodal. Selain itu, pasar modal memberikan kesempatan sebesar-besarnya kepada masyarakat untuk ikut terlibat dalam perkembangan suatu perekonomian. Dengan adanya pasar modal, biaya informasi dan transaksi surat berharga dapat berkurang. Informasi yang cepat dan dapat dipercaya tersedia di pasar modal sehingga dapat memenuhi kebutuhan para pelaku pasar dalam mengambil keputusan yang tepat dan murah.

Pasar modal dirancang untuk investasi jangka panjang. Pengguna pasar modal ini adalah individu-individu, pemerintah, organisasi, dan perusahaan. Pasar modal terdiri dari pasar perdana, sekunder, ketiga, dan keempat. Jika ditinjau dari proses transaksi, pasar modal dikategorikan dalam empat kategori pasar yaitu pasar spot, futures, forward, dan pasar opsi.

 

  1. Peran Profesi Akuntan Dalam Aktivitas Perusahaan Di Pasar Modal

Profesi akuntan seperti yang telah dibahas sebelumnya yaitu mempunyai peranan yang sangat besar dalam sistem perekonomian global. Sebagai urat nadi suatu entitas, kontribusi para profesi akuntan sangat mempengaruhi dan mempunyai daya dampak yang sangat besar terhadap pasar modal terutama dalam penyediaan informasi ekonomi yang menjadi dasar pengambilan keputusan tersebut.

  1. a.    Profesi Akuntan Perusahaan/Manajemen

Profesi akuntan yang bekerja dibawah lini CFO mempunyai fungsi untuk menyediakan informasi yang berguna bagi manajer dalam hal pengambilan keputusan ekonomi guna mendukung langkah manajemen untuk pertimbangan arah perusahaan kedepannya. Para akuntan bekerja dengan suatu sistem terintergrasi untuk mengolah data keuangan perusahaan menjadi informasi yang berguna.

Kehandalan informasi yang dihasilkan para akuntan tersebut berimbas pada kualitas informasi yang dihasilkan sehingga para manajemen dengan akurat dapat melakukan peramalan bisnis, proses penganggaran yang efektif, meminimalisir pemborosan biaya, dan sebagainya. Pada akhirnya kegiatan perusahaan dalam memberikan nilai tambah bagi para pemegang saham dan pihak yang berkepentingan lainnya akan terekam dalam suatu informasi yang bisa diandalkan bagi pengambilan keputusan para pemegang saham dalam rencana pembelian atau penjualan kembali saham emiten tersebut.

Informasi pertama kali yang akan sangat mempengaruhi gambaran perusahaan di mata para pemegang saham adalah berasal dari akuntan perusahaan tersebut. Jika akuntan perusahaan tersebut tidak mampu memberikan informasi yang handal dan cenderung menyesatlkan maka hal tersebut akan menyebabkan opini auditor eksternal semakin buruk pula. Selain itu, alasan kehandalan sangat ditekankan adalah bahwa para akuntan perusahaan rentan akan tindakan manajemen laba yang tidak wajar bahkan mengarah kepada tindakan Fraud yang merugikan semua pihak dimana imbasnya seperti krisis ekonomi global yang terjadi belakangan ini yang diawali dengan terungkapnya kecurangan Lehmann Brother hingga berimbas meruntuhkan sector pasar modal dunia. Oleh karena itu harus adanya suatu standar pengendalian yang memadai dan dipatuhi sesuai standar bisnis yang disepakati dalam perusahaan tersebut.

  1. b.   Profesi Auditor Internal

Profesi auditor internal beberapa tahun terakhir ini memiliki peran yang sangat strategis dalam menciptakan Good Corporate Governance, Risk Management, dan Internal Control. Runtuhnya harga saham diberbagai negara ketika skandal kecurangan Enron terbongkar menghasilkan suatu aturan baru yaitu dengan munculnya Sarbanes-Oxlay Act yang salah satu isinya menyatakan bahwa setiap perusahaan yang listing di Wall Street pada waktu itu wajib untuk memiliki komisi/dewan internal audit sendiri. Pada awalnya banyak perusahaan yang enggan menerapkan peraturan tersebut hingga beberapa mulai bermunculan untuk mau menerapkan aturan tersebut. Ernest & Young pada waktu itu mengadakan survey kepada para pelaku pasar modal dan memperoleh kesimpulan bahwa 70% para pelaku pasar modal di Amerika Serikat menyatan bahwa keberadaan auditor internal sangat penting. Mahalnya biaya untuk membentuk dewan/komisi auditor internal ternyata menghasilkan keuntungan yang besar yaitu harga pasar saham emiten yang menerapkan tersebut mengalami kenaikan yang cukup signifikan.

Di Indonesia, kebijakan tentang mengharuskan adanya dewan/komisaris auditor internal baru disahkan dalam piagam audit intern belakangan ini. Kesadaran pentingnya fungsi auditor internal mampu menciptakan tata kelola usaha yang berkualitas dengan terciptanya sistem pengendalian internal yang memadai dan mampu mengurangi adanya kecurangan atau kehilangan asset perusahaan sehingga kepercayaan para pemegang saham akan tetap terjaga.

  1. c.    Profesi Akuntan Publik

Profesi akuntan publik merupakan profesi yang sangat berperan dalam mempengaruhi keputusan para pemegang saham secara eksplisit. Opini yang diberikan terhadap laporan keuangan entitas didasarkan pada PABU sehingga pengungkapan dan tingkat materialitas laporan keuangan oleh manajemen sangat berpengaruh terhadap opini yang akan diberikan.

Independensi secara fakta dan penampilan menjadi suatu keharusan bagi para akuntan publik dalam melakukan audit laporan keuangan. Dalam teknisnya, auditor eksternal bekerja menurut standar audit dan satuan kerja yang telah ditentukan sehingga idealnya para auditor mengaudit perusahaan kliennya dengan sangat objektif. Akan tetapi pada kenyataanya, runtuhnya pasar saham yang fenomenal seperti kasus Enron, Lehmann Brother, dan lainnya tersebut dikarenakan gagalnya para auditor eksternal dalam menemukan kecurangan kliennya yang pada akhirnya berakibat pada pembekuan kantor akuntan publik terkait atau adanya aksi penggugatan yang dilakukan klien terhadap kantor akuntan publik yang melakukan audit laporan keuangannya.

Dalam perkembangannya, auditor eksternal diwajibkan memberikan opini Going Concern terhadap kelangsungan bisnis kliennya dan selain itu ranah hukum mulai menyentuh perkembangan dari profesi tersebut terutama dalam bidang jasa audit. Hal tersebut diharapkan akan meminimalisir kejadian kehancuran pasar modal seperti sebelumnya yang pernah terjadi.

 

BAB III  KESIMPULAN 

Profesi akuntan memiliki peran yang sangat penting dalam aktivitas perusahaan di pasar modal. Hal ini disebabkan karena akuntansi tersebut merupakan urat nadi dari perekonomian dunia sehingga tingkat kompetensi profesi akuntan akan mempengaruhi kualitas dari perkembangan perekonomian dunia khususnya tercermin dalam fluktuasi tren harga saham dan surat berharga lainnya di pasar modal.

Produk akuntansi yang berupa informasi keuangan akan mempengaruhi berbagai pihak yang berkepentingan dalam membuat kebijakan. Sistem informasi yang handal dan memadai sangat dibutuhkan guna mendukung penyampaian informasi tersebut sehingga tidak menyesatkan para penggunanya.

 

DAFTAR PUSTAKA

Robert Tampubolon. 2005. Risk and System Based Interna Auditing. Elex Media Komputindo. Jakarta.

Sunariyah. 2006. Pengantar: Pengetahuan Pasar Modal. UPP STIM YKPN. Yogyakarta.

James A Hall. 2004. Sistem Informasi Akuntansi. Salemba Empat. Jakarta.

Sony Warsono. 2011. Akuntansi Pengantar 1: Sistem Penghasil Informasi Keuangan (Adaptasi IFRS). ABPUBLISHER. Yogyakarta.

Alvin A Arens, et all. 2008. Auditing dan Jasa Assurance: Pendekatan Terintergrasi. Erlangga.Jakarta.

Steven M Bragg. 2011. Panduan IFRS. Wiley. New Jersey.

Iklan

Dunia Baru, Hal Baru, Tantangan Baru

PAGI MUR..!!!

Setiap pagi, siang , dan malam kami selalu meneriakan salam kami itu, muantep terasa. pelatihan pun dilakukan selama seminggu di hotel ibis simpang lima semarang. Yap.. walau masih training program, saya sekarang bekerja di sebuah bank swasta, banyak hal baru yang saya lalui meskipun pada awalnya saya sangat pesimis karena itu bersebrangan dg keilmuan saya. Sejak dulu saya biasa menghadapi angka dan kepastian, sekarang saya harus berhadapan orang dg kriteria yang berbeda, menilai aset mereka, hingga hal yg berbau kebohongan karakter saya pun harus nilai. Setelah saya renungi ternyata jadi pegawai seperti itu bak seperti auditor plus-plus. hehehe

Satu yang ingin saya share kepada rekan semua, jangan jadikanlah kesempatanmenjadi sebuah malapetaka, tapi jadikanlah malapetaka itu sebuah kesempatan. jadikanlah pekerjaan sebuah jalan untuk hidup lebih baik. awkwkw..

April 5, 2012 – FASB receives primarily technical questions about revised revenue-recognition proposal

  IFRS Update 

  • Survey suggests corporate finance trends
    A survey from the Financial Executives Research Foundation and Robert Half Management Resources is shedding light on finance practices among worldwide companies. The survey found that fewer U.S. companies outsourced their payroll function last year than did in 2009, while more companies saw their compliance costs rise. The number of U.S. companies using International Financial Reporting Standards increased from 5% in 2009 to 11% in 2011. Meanwhile, 45% of Canadian companies and half of French businesses reported using IFRS. CGMA Magazine (3/26) LinkedInFacebookTwitterEmail this Story

  • IASB and FASB host round tables in Brazil and Malaysia
    The International Accounting Standards Board and the Financial Accounting Standards Board hosted events in Brazil and Malaysia as part of their ongoing outreach efforts. The public round tables focused on topics including revenue recognition and consolidated financials for investment entities. The meetings are designed to give attendees an opportunity to ask questions and share their views on accounting proposals. CGMA Magazine (3/22) LinkedInFacebookTwitterEmail this Story
Try IFRS on Checkpoint for 30 days!
Get the IFRS answers you need now – with comprehensive research, guidance and tools from WG&L® on Checkpoint®. You can even link to the IASB standards right from the analysis for complete and easy access. Get a complimentary 30 day trial of IFRS content on Checkpoint. 1.800.950.1216
  Regulatory Developments 

  • IASB responds to industry requests for “period of stability”
    The International Accounting Standards Board is responding to industry requests to slow down the pace of changes. “Now we have most of the world on board, even a small change to a standard can be like dropping a pebble into still water,” said Chairman Hans Hoogervorst. “Let’s fix what needs fixing, and no more. The most common feedback is a request for a period of stability.” Reuters (3/7), Accountancy Age (London) (3/8) LinkedInFacebookTwitterEmail this Story

  • U.S. businesses could feel impact of lease accounting changes
    U.S. companies in a variety of industries are awaiting a decision by the Financial Accounting Standards Board on changes to lease accounting standards. The changes are part of ongoing efforts to converge U.S. and international accounting standards. The new rules would change the way leases appear on companies’ balance sheets, and could have huge implications for some companies, including businesses with multiple locations. Rochester Business Journal (N.Y.) (3/23) LinkedInFacebookTwitterEmail this Story

  • Other News
Small-business owners can seize opportunities to help reduce their taxes, lower their expenses and reinvest in their businesses this tax season. This free white paper brought to you by American Express OPEN, will help you learn how to navigate changes in tax legislation, leverage often overlooked deductions and strategize for the coming years. SmartBrief readers: Download your 2012 Small Business Tax Strategy white paper now.

  IFRS at Work 

  • Tweedie: Shift to IFRS is a win-win
    Sir David Tweedie, former chairman of the International Accounting Standards Board, writes that the use of International Financial Reporting Standards “significantly outweighs the loss of national standards.” Financial Times (tiered subscription model) (3/29) LinkedInFacebookTwitterEmail this Story

  • Auditors must stick to IASB’s rules, SEC warns
    The Securities and Exchange Commission issued a notice to remind auditors to apply the International Accounting Standards Board’s rules when auditing financial statements prepared under International Financial Reporting Standards. Auditors may not apply rules issued by other countries in auditing companies’ financial statements in the U.S., the SEC said. Compliance Week/Accounting & Auditing blog (3/23) LinkedInFacebookTwitterEmail this Story

  International Watch 

  • Ireland gives U.S. companies more time on accounting switchover
    The Irish government will give U.S. companies doing business there another five years before they must produce financial statements under Irish accounting principles or international standards. U.S. companies are allowed to use U.S. generally accepted accounting principles while doing business in Ireland. The move is designed to preserve Ireland’s competitiveness as a destination for foreign corporations. The Irish Times (Dublin) (3/7) LinkedInFacebookTwitterEmail this Story

  • China makes move toward IFRS as economy grows
    Chinese officials are working to harmonize Chinese accounting principles with International Financial Reporting Standards. The decision represents a shift away from the historical-cost method of accounting and is expected to increase competitiveness and better integrate China into the world economy. China Daily (Beijing) (3/16) LinkedInFacebookTwitterEmail this Story

  • Other News
  AICPA News 

  • Discover the IFRS Certificate Program from the AICPA
    The AICPA’s IFRS Certificate Program is a comprehensive curriculum of online training, research tools and practice aids designed to help CPAs and accounting professionals understand, implement and apply International Financial Reporting Standards. Courses cover revenue recognition, leases, impairment, intangible assets, inventories, EPS and more. Enroll today. LinkedInFacebookTwitterEmail this Story

Get practical insights and solutions on today’s complex global economy
The AICPA International Business Conference, to be held June 11 and 12 in Washington, D.C., reveals information on a number of important topics that affects your international business. This stellar program will address today’s economic issues, the fundamentals and fine points of international business, including how to do business in particular regions of the world.

March 1, 2012 – SEC’s chief accountant hints at move to IFRS

  IFRS Update 

  • SEC’s chief accountant hints at move to IFRS
    The Securities and Exchange Commission is nearing a decision on whether to adopt international accounting standards in the U.S., according to SEC Chief Accountant James Kroeker. “I’m hopeful that we’re on track for a few months’ time,” he said in a speech last month. The transition would involve the Financial Accounting Standards Board endorsing international financial standards for use by U.S. companies. JournalofAccountancy.com (2/21), The Wall Street Journal (2/21) LinkedInFacebookTwitterEmail this Story

  • SEC chairman says U.S. won’t be rushed into IASB rules
    Mary Schapiro, chairman of the Securities and Exchange Commission, said the U.S. won’t be rushed or forced into adopting international accounting standards. “I don’t feel any pressure at all to go along with anybody,” Schapiro said. “I feel pressure to do the right thing for U.S. markets and U.S. investors.” More than 100 nations use the International Accounting Standards Board’s accounting rules. Learn more about International Financial Reporting Standards at IFRS.com. Reuters (2/24) LinkedInFacebookTwitterEmail this Story

  • U.S. could be dropped from IASB after governance review
    The Monitoring Board and the trustees of the International Financial Reporting Standards Foundation have made suggestions for improving the foundation’s governance after independent reviews. The reviews offer a road map for strengthening the work of the foundation and the International Accounting Standards Board. One of the groups’ recommendations was to limit IASB membership to nations that use international accounting standards. The change could threaten the U.S.’s role in the organization if IFRS isn’t adopted by next year. InAudit.com (2/12), The Wall Street Journal/CFO Journal (tiered subscription model) (2/10) LinkedInFacebookTwitterEmail this Story

  • Other News
Try IFRS on Checkpoint for 30 days!
Get the IFRS answers you need now – with comprehensive research, guidance and tools from WG&L® on Checkpoint®. You can even link to the IASB standards right from the analysis for complete and easy access. Get a complimentary 30 day trial of IFRS content on Checkpoint. 1.800.950.1216
  Regulatory Developments 

  • FASB and IASB will hold meetings on revenue-recognition rules
    The Financial Accounting Standards Board and the International Accounting Standards Board will hold a series of round-table meetings on their revenue-recognition proposals. The meetings, which will take place around the world this spring, are part of the organizations’ efforts to gather input on the proposals. Accounting Today (2/17) LinkedInFacebookTwitterEmail this Story

  • IASB and FASB reach out to public on “investment company” rules
    The Financial Accounting Standards Board and the International Accounting Standards Board are holding a series of four public meetings to discuss proposed rules for investment companies. The changes, which would expand the definition of “investment company,” are aimed at making entities more comparable under U.S. generally accepted accounting principles and international standards. The first meeting was held in Toronto last month. JournalofAccountancy.com (2/17) LinkedInFacebookTwitterEmail this Story
See how Cardmembers use American Express OPEN Cards to help run their business:
“We use Membership Rewards points to give back to our employees, by doing nice things like giving them a gift card without any out of pocket expenses.” – Scott McDonald, Modus Associates

With an American Express OPEN Card, you can use Membership Rewards points to reward your employees with travel, events, and gift cards.
COMPARE CARDS & APPLY

  IFRS at Work 

  • IFRS transition goes smoothly for Canadian banks
    All Canadian banks except Laurentian reported their 2011 annual earnings using both Canadian generally accepted accounting principles and International Financial Reporting Standards. The transition went smoothly and profits weren’t significantly different between the two accounting systems. Book values were lower by about 8% under IFRS, but RBC analyst Andre-Philippe Hardy says earnings under IFRS should be higher for some banks. The Globe and Mail (Toronto) (2/13) LinkedInFacebookTwitterEmail this Story

  • Study predicts improved earnings quality if IFRS is mandated in U.S.
    There is evidence that earnings quality could improve for U.S. public companies if the Securities and Exchange Commission decides to mandate the use of International Financial Reporting Standards, according to a study by accounting professors at the University of Windsor and the University of Auckland. “Our results indicate that IFRS could improve earnings quality if U.S. firms adopted IFRS by reducing target beating and increasing earnings persistence,” the authors wrote. Compliance Week/Accounting & Auditing blog (2/3) LinkedInFacebookTwitterEmail this Story

  • Lease-accounting proposals could affect property values, study says
    Lease-accounting proposals being considered by the International Accounting Standards Board and the Financial Accounting Standards Board could affect commercial real estate companies, according to a study commissioned by several associations and conducted by Chang & Adams Consulting. “A failure to fully understand the economic ramifications of these accounting changes or to address these issues may harm businesses that own, invest, or rent commercial real estate or use leases for other purposes, from office equipment to construction machinery,” says Boyd Zoccola, chairman of the Building Owners and Managers Association International. CoStar Group (2/22) LinkedInFacebookTwitterEmail this Story
Organizational Privacy Architecture and Assessment
This checklist for Ecommerce, Web Development and Design, and Direct Marketing professionals enables you to gauge your organization’s privacy compliance and best practice levels. Thousands of companies leave the intricacies of privacy management to TRUSTe, the 13-year-old leader in online privacy. Gain an overview of the program today.

  International Watch 

  • IASB says companies should apply rules uniformly
    The International Accounting Standards Board could see its influence grow following the Greek debt crisis, Adam Jones writes. The organization is considering ways to influence companies to apply its rules consistently. Financial Times (tiered subscription model) (2/9) LinkedInFacebookTwitterEmail this Story

  AICPA News 

  • Register today: Stay informed on IFRS
    The IFRS Quarterly Webcast Subscription Series — First Quarter 2012, to be held 2 to 4 p.m. on March 15, will cover in detail significant standards within the International Financial Reporting Standards and literature, and contrast the IFRS approach with U.S. GAAP. These practical, down-to-earth sessions will keep you “plugged in” to what’s important. A must for both preparers in public companies and practitioners who have public company clients, this is where to be when it comes to knowing about the areas of IFRS implementation. Register today. LinkedInFacebookTwitterEmail this Story

Discover the IFRS Certificate Program from the AICPA
The AICPA’s IFRS Certificate Program is a comprehensive curriculum of online training, research tools and practice aids designed to help CPAs understand, implement and apply International Financial Reporting Standards. Courses cover revenue recognition, leases, impairment, intangible assets, inventories, EPS and more.

February 2, 2012 – Schapiro: SEC has questions to consider before its decision on IFRS

IFRS Update

Schapiro: SEC has questions to consider before its decision on IFRS
Securities and Exchange Commission Chairman Mary Schapiro said the agency must resolve some issues before it decides whether to incorporate International Financial Reporting Standards into the U.S. reporting regime. The SEC must consider the independence of the International Accounting Standards Board and “the quality and enforceability of standards,” Schapiro said. Bloomberg Businessweek (1/6)  LinkedIn Facebook Twitter Email this Story

U.S. “will come on board” with IFRS, IASB chairman predicts
Hans Hoogervorst, the chairman of the International Accounting Standards Board, said that he believes the Securities and Exchange Commission ultimately will adopt International Financial Reporting Standards for U.S. issuers. Hoogervorst was optimistic, even though he said he doesn’t have any privileged insight into the SEC’s decision. In December, SEC Chief Accountant James Kroeker said the commission will need at least a few more months to prepare a final report that will guide the SEC on IFRS. JournalofAccountancy.com (1/24)  LinkedIn Facebook Twitter Email this Story

IASB and FASB issue proposal on revenue recognition
The Financial Accounting Standards Board and the International Accounting Standards Board released a joint proposal adopting a consistent approach to revenue recognition under U.S. GAAP and International Financial Reporting Standards. The revised proposal, which requires more information to be disclosed about revenue and corrects inconsistency, is based on feedback from constituents in response to a draft proposal released in 2010. Journal of Accountancy (1/2012)  LinkedIn Facebook Twitter Email this Story

Fitch says IFRS is coming to U.S., but slowly
Fitch Ratings predicted that the U.S. will incorporate International Financial Reporting Standards into U.S. GAAP, but the pace will be “prolonged, cautious and incremental.” In a report, the credit rating agency said an emphasis on convergence, along with a need to re-expose updated proposals, have slowed several joint projects of the Financial Accounting Standards Board and the International Accounting Standards Board. Global Financial Strategy (1/19), Accounting Today (1/19)  LinkedIn Facebook Twitter Email this Story

Comply with confidence using a FASB codification guide designed for you. Try GAAP Reporter on Checkpoint®, the new research resource from Thomson Reuters designed to help ensure you are in compliance with GAAP. Start your complimentary 30 day trial today. Call 1.800.950.1216 or visit us online.
Regulatory Developments

FASB and IASB propose rules for balance sheet offsetting
The Financial Accounting Standards Board and the International Accounting Standards Board have finalized proposals for the offsetting of derivative instruments and financial instruments. The rules, which take effect in 2013, should make it easier to compare statements under U.S. GAAP and International Financial Reporting Standards. InAudit.com (1/10)  LinkedIn Facebook Twitter Email this Story

IASB delays IFRS 9 start date by 2 years
The International Accounting Standards Board has extended the deadline for companies to switch to International Financial Reporting Standard 9 by two years, to Jan. 1, 2015. The delay will give IASB time to coordinate the rule on financial instruments with similar efforts by the Financial Accounting Standards Board and U.S. GAAP. Compliance Week (12/29)  LinkedIn Facebook Twitter Email this Story

FASB, IASB add project on classification and measurement for financial instruments
The Financial Accounting Standards Board and the International Accounting Standards Board announced Friday that they are working together to reduce differences in their classification and measurement models for financial instruments. The boards will explore the models jointly, and then decide whether to propose amendments to International Financial Reporting Standards and U.S. GAAP. JournalofAccountancy.com (1/27)  LinkedIn Facebook Twitter Email this Story

IFRS Foundation unveils draft of Taxonomy 2012
The International Financial Reporting Standards Foundation has released an exposure draft of its IFRS Taxonomy 2012. The taxonomy includes eXtensible Business Reporting Language formatting for all international reporting standards released as of Jan. 1, 2012, and a consolidation of interim releases from 2011. InAudit.com (1/20)  LinkedIn Facebook Twitter Email this Story

Other News

IFRS Foundation names Yael Almog as executive director
InAudit.com (1/23)  LinkedIn Facebook Twitter Email this Story

IFRS Foundation makes Advisory Council appointments
InAudit.com (1/11)  LinkedIn Facebook Twitter Email this Story

Organizational Privacy Architecture and Assessment
This checklist for Ecommerce, Web Development and Design, and Direct Marketing professionals enables you to gauge your organization’s privacy compliance and best practice levels. Thousands of companies leave the intricacies of privacy management to TRUSTe, the 13-year-old leader in online privacy. Gain an overview of the program today.
IFRS at Work

U.S. companies might have to give up LIFO under IFRS
Companies that transition to International Financial Reporting Standards might have to stop using the last-in-first-out method for inventory accounting, writes Michael Redemske, CPA. The option for LIFO accounting could remain if regulators made it acceptable under IFRS, if the Internal Revenue Service made an exception to the LIFO conformity requirement, or if Congress repealed the LIFO conformity requirement, he writes. The Tax Insider (1/12)  LinkedIn Facebook Twitter Email this Story

Commentary: Start preparing for new fair-value accounting
Implementation of the new fair-value accounting standards, or IFRS 13, is just a year away. Managers should prepare for IFRS 13 by taking steps such as determining how it will affect valuation policies; showing regulators and outside auditors that they grasp the change; and discussing the change with vendors, appraisers investment advisers and investment custodians, writes Francisco Roque A. Lumbres of SGV & Co. BusinessWorld (Philippines) (1/23)  LinkedIn Facebook Twitter Email this Story

IFRS could be a boon to Canadian banks
Canadian banks could be rewarded with higher earnings for switching to International Financial Reporting Standards from Canadian GAAP. The nation’s banks could see a 1% to 2% uptick in earnings in 2012 after adopting IFRS, according to an analyst from RBC Capital Markets. Royal Bank of Canada reported a 2% increase when it released its 2011 results last month. Financial Post (Canada) (1/20)  LinkedIn Facebook Twitter Email this Story

Canadian mining companies work together to switch to IFRS
Canada’s mining industry worked collaboratively to make the switch to International Financial Reporting Standards and to address concerns specific to the 1,000-plus companies in the industry. Deena Lu, a chartered accountant and IFRS analyst at CCH Canadian, recommends that companies in other industries work together as they transition to IFRS, keeping up with what their peers are doing so they are interpreting standards the same way. The Globe and Mail (Toronto) (1/19)  LinkedIn Facebook Twitter Email this Story

Other News

U.K. official calls for “crisis-neutral” bank accounting rules
The Telegraph (London) (1/19)  LinkedIn Facebook Twitter Email this Story

Survey: Only 53% of Indian companies know about IFRS
The Economic Times (India)/Press Trust of India (1/19)  LinkedIn Facebook Twitter Email this Story

Earn 3X rewards points when you fly with The New Business Gold Rewards Card from American Express OPEN. Designed to earn Membership Rewards® points faster:
• 3X points on airfare
• 2X points on advertising, gas, and shipping
• 1X points on everything else
LEARN MORE AND APPLY
AICPA News

Examine the reporting practices of companies that have adopted IFRS
IFRS Accounting Trends & Techniques — U.S. Edition presents carefully selected reporting examples from the audited annual reports of 170 international public companies across 43 industries and 38 countries to illustrate current reporting techniques and various presentation and disclosure practices. This edition adds more survey companies and includes five new countries of incorporation — Argentina, Chile, Panama, Philippines and India. Purchase today.  LinkedIn Facebook Twitter Email this Story

IFRS.com Convergence Headquarters
Follow the progress of convergence efforts between the U.S. Financial Accounting Standards Board and the International Accounting Standards Board on IFRS.com’s Convergence Headquarters.